Load more
Showing posts with label Skripsi. Show all posts
Showing posts with label Skripsi. Show all posts

MULTIKULTURALISME DALAM PENDIDIKAN ISLAM

(Studi terhadap UIN Yogyakarta, IAIN Banjarmasin, dan STAIN Surakarta) Oleh: Agus Moh. Najib, Ahmad Baidowi, Zainudin
Abstrak

Penelitian ini hendak menunjukkan apakah tiga PTAI, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, IAIN Antasari Banjarmasin dan STAIN Surakarta, sebagai sampel institusi pendidikan, telah mengembangkan pembelajaran yang berwawasan multikultural. Aspek yang dijadikan perwakilan elemen multikultural dalam penelitian ini adalah persoalan identitas, kebebasan berekspresi dan berkeyakinan serta proses pencerdasan. Hasil riset menunjukkan UIN Sunan Kalijaga, secara kelembagaan, menjadi model perwujudan semangat multikultur dengan adanya berbagai lembaga atau pusat studi, baik di tingkat universitas maupun di tingkat fakultas, yang mendialogkan Islam dengan berbagai realita sosial budaya dan berbagai isu lokal, nasional, regional maupun global yang berkembang. Secara akademik IAIN Antasari menjadi model pembelajaran bagaimana mendialogkan Islam dengan realita sosial budaya yang ada serta apresiasi positif lembaga pendidikan Islam terhadap budaya lokal. Sementara itu, dalam program pengabdian kepada masyarakat, STAIN Surakarta menjadi terdepan dalam penerapan model “KKN transformatif” yang menerapkan PAR dan PRA sebagai ikhtiar memberdayakan masyarakat.

Kata Kunci : Multikulturalisme, Perguruan Tinggi Islam, Transformasi Sosial

A. Pendahuluan
Indonesia, melebihi kebanyakan negara-negara lain, merupakan negara yang tidak saja multi-suku, multi-etnik, multi-agama tetapi juga multi-budaya. Kemajemukan tersebut pada satu sisi merupakan kekuatan sosial dan keragaman yang indah apabila satu sama lain bersinergi dan saling bekerja sama untuk membangun bangsa. Namun, pada sisi lain, kemajemukan tersebut apabila tidak dikelola dan dibina dengan tepat dan baik akan menjadi pemicu dan penyulut konflik dan kekerasan yang dapat menggoyahkan sendi-sendi kehidupan berbangsa. Peristiwa Ambon dan Poso, misalnya, merupakan contoh kekerasan dan konflik horizontal yang telah menguras energi dan merugikan tidak saja jiwa dan materi tetapi juga mengorbankan keharmonisan antar sesama masyarakat

Indonesia.1 Maka, disinilah diskursus dan implementasi multikulturalisme menemukan tempatnya yang berarti dan tentu saja pendidikan menjadi satu faktor penting. Perguruan Tinggi Agama Islam yang berada dibawah Departemen Agama memiliki tanggung jawab besar dan peran strategis dalam mengembangkan pendidikan Islam berwawasan multikultural. Hal ini disebabkan PTAI tersebut merupakan lembaga pendidikan tinggi yang banyak mencetak agamawan dan intelektual Muslim. Disamping itu, peserta didik dari PTAI kebanyakan berasal dari pesantren, salah satu lembaga pendidikan yang erat secara emosional dan kultural dengan masyarakat akar rumput. Untuk itu, lulusan PTAI menjadi sangat strategis dalam perannya mengembangkan pendidikan Islam yang berwawasan multikultural. Atas dasar itu, menarik untuk diteliti sejauh mana PTAI telah melaksanakan pembelajaran yang berwawasan multikultural kepada para mahasiswanya, yang setelah lulus nantinya akan berkiprah di tengah masyarakat yang majemuk. Multikulturalisme di Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) sangat urgen untuk diteliti, mengingat lulusan PTAI akan berkiprah di tengah masyarakat majemuk Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Penelitian ini terfokus pada UIN Sunan Kajijaga Yogyakarta, IAIN Antasari Banjarmasin dan STAIN Surakarta. Permasalahan pokok yang menjadi fokus penelitian ini adalah: apakah ketiga perguruan tinggi itu sudah mengembangkan pembelajaran yang berwawasan multikultural?, dimana persoalan identitas, kebebasan berekspresi dan berkeyakinan serta proses pencerdasan diberi tempat di dalam: i) Kelembagaan dengan fokus perhatian pada peraturan-peraturan internal kampus; ii) Pendidikan dan pengajaran yang meliputi kurikulum, silabi, tenaga pengajar dan proses pembelajaran, dan iii) Pengabdian masyarakat, yaitu berupa program-program yang telah dan akan dijalankan. Metode yang digunakan adalah: observasi, yakni dengan ikut ambil bagian dalam proses pembelajaran, wawancara terhadap dosen, mahasiswa, serta pejabat-pejabat di lingkungan perguruan tinggi dan metode dokumentasi, yakni dengan mengumpulkan dokumen-dokumen, baik berupa data tulisan atau gambar yang memiliki relevansi terhadap penelitian ini.
Lihat dan dapatkan dokumen ini melalui link berikut : KLIK

PERBANDINGAN KADAR BILIRUBIN NEONATUS DENGAN DAN TANPA DEFISIENSI GLUCOSE-6-PHOSPHATE DEHYDROGENASE, INFEKSI DAN TIDAK INFEKSI

The Comparison of Bilirubin Level of the Newborn, With and Without Glucose6-Phosphate
Dehydrogenase (G6PD)
Deficiency,
With and
Without Infection

Satrio Wibowo
*, Kamilah Budhi Rahardjani*, Ag. Soemantri*
*Department of Child Health Medical Faculty – Diponegoro University / Dr. Kariadi Hospital Semarang


ABSTRACT

Background : Hyperbilirubinemia is one of the most common problem in newborn and can lead to neural defect. G6PD deficiency is one of the risk factor causing hyperbilirubinemia. It is the most common cause of jaundice and acute hemolytic anemia in South-East Asia. Infection could act as a trigger of hemolysis in G6PD deficient newborn.
Objective : To compare bilirubin level between G6PD deficient and normal neonate, exposed or not exposed by bacterial infection. 
Methods : One hundred and one neonate at the High Risk Neonate Ward in Dr. Kariadi Hospital Semarang have been enrolled in this cross sectional study since January to June 2006. In this study, the subject were divided into 4 groups: (1) G6PD deficient neonate with infection, (2) G6PD deficient neonate without infection, (3) normal neonate with infection, and (4) normal neonate without infection. Variables were compared by using mann-whitney u test or kruskal wallis with SPSS 13.00.
Result : Sixteen (15,8%) neonate were G6PD deficient and 39 (38,6%) neonate were infected. There were no significant difference between bilirubin level of G6PDdeficient newborn and the normal
one
Download File PDF : Di Sini

IMPLEMENTASI ASESMEN AUTENTIK PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS X SMA NEGERI 1 GALESONG SELATAN KABUPATEN TAKALAR


BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang

Matematika merupakan disiplin ilmu yang mempunyai sifat khas. Salah satu kekhasannya adalah bersifat abstrak, karena kekhasannya tersebut sering sekali matematika dikeluhkan sebagai meteri yang sulit. Matematika juga merupakan ilmu pengetahuan yang memberikan andil yang sangat besar dalam kemajuan bangsa. Mengingat peranan matematika yang penting itu, maka siswa dituntut untuk menguasai pelajaran matematika secara tuntas disetiap satuan dan jenjang pendidikan.

Untuk meningkatkan mutu pendidikan disekolah, berbagai usaha dan upaya yang telah dilakukan seperti penambahan jumlah buku pelajaran, penyempurnaan kurikulum, penataran guru-guru bidang studi, penambahan sarana dan prasarana untuk kegiatan belajar mengajar dan pemantapan proses belajar mengajar.

Pemantapan proses belajar mengajar, guru mempunyai peranan yang cukup penting, dimana hasil belajar anak didik bukan hanya dipengaruhi oleh penguasaan guru terhadap materi pelajaran, tetapi juga metode yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

Pada dasaranya menyukai ilmu itu adalah kodrat anak-anak. Hal ini dapat kita liat pada anak SD betapa senangnya mereka ketika menghitung jumlah uang yang dimiliki atau ketika mereka menghitung jumlah kelereng atau mainan lain yang mereka kumpulkan, dari fakta ini memberi gambaran bahwa matematika dapat dijadikan sebagai pelajaran favorit bagi siswa jika kita menggunakan metode yang tepat dalam pembelajaran. Oleh karena itu yang seharusnya dipikirkan oleh para pendidik atau calon pendidik matematika adalah bagaimana cara atau metode menyajikan meteri pelajaran metematika agar mudah dipahami siswa, sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan, salah satu komponen penunjang yang berkenan dengan mutu pendidikan adalah proses belajar mengajar dan teknik evaluasi yang digunakan. Evaluasi hasil merupakan bagian terintegrasi dalam kegiatan belajar mengajar.

Alat evaluasi berupa tes tertulis, masih mendominasi dalam pelaksaan evaluasi hasil belajar di SMAN 1 Galesong Selatan Kabupaten Takalar. Alat evaluasi ini sering digunakan dengan pertimbangan lebih praktis, baik dalam penyusunan evaluasinya, cara penyelenggaraan maupun koreksinya. Melalui tes tertulis, guru dapat menilai banyak hal, tetapi tidak semua hasil proses belajar yang penting. Banyak situasi penilaian kelas, guru membutuhkan non-tes tertulis untuk mendapatkan informasi tentang kemampuan siswanya. Oleh karena itu penilaian tidak hanya dilakukan pada akhir, tetapi dilakukan secara terintegrasi (tidak dipisahkan) dari kegiatan pembelajaran.

Suatu alternatif teknik evaluasi hasil belajar yang dapat memberikan peluang penghargaan lebih luas kemampuan subjek belajar, ialah asesmen autentik dalam pembelajaran autentik dilakukan evaluasi sejau mana siswa belajar dan sejau mereka menerapkan hesilnya. Asesmen adalah peroses pengumpulan berbagai data yang bisa memberikan gambaran perkembangan belajar siswa atau mahasiswa. Asesmen autentuk merupakan asesmen diman siswa diminta mendemostrasikan pengetahuan dan keterampilan mengerjakan tugas masalah nyata atau masalah kontekstual. Menurut O’malley dan Pierce (dalam Khaeruddin,2004:11) menyatakan bahwa asesmen autentik digunakan untuk mendeskripsikan berbagai macam format asesmen yang mencerminkan pembelajaran, hasil belajar, motivasi, dan sikap-sikap siswa terhadap kegiatan-kegiatan kelas yang relevan dengan pengajaran. Asesmen autentik menekankan pada proses pembelajaran. Jadi kemajuan belajar siswa dinilai dari proses bukan hasil ulangan semata.

Kegiatan asesmen (penilaian) perlu mengungkapkan informasi sebanyak-banyaknya dari kompetensi yang dimiliki siswa sejaum mana ia telah mencapai standar. Untuk ungkapkan pencapain kompetensi itu, maka dibutuhkan suatu asesmen yang bersifat multidimensional, dengan mengembangkan banyak cara penilaian dari masalah-masalah kontekstual disekitar kehidupan siswa.

Pembelajaran kontekstual menekankan adanya hubungan dengan apa yang dipelajari di sekolah dengan kehidupan nyata di masyarakat pelajaran konstektual terjadi hanya jika para siswa memproses informasi atau pengetahuan sedemikian rupa sehingga informasi menjadi lebih bermakna bagi mereka dalam kerangka acuan mereka sendiri (meningful learning).

Dalam penelitian autentik (nyata), siswa dalam mempelajari matematika dituntut bukan hanya memahami meteri, melainkan juga mampu merumuskan masalah, menemukan penyelesaian dan menginterpretasikan hasil yang dicapai bahkan dengan penelitian autentik ini siswa dituntut mampu melakukan tindakan nyata secara wujud dari pemahamannya atas materi dalam pembelajaran.

Berdasarkan kenyataan tersebut di atas maka peneliti bermaksud melakukan eksperimen dengan judul ”Impelementasi Asesmen Autentik Pada Pembelajaran Matematika di Kelas X SAM Negeri 1 Galesong Selatan Kabupaten Takalar”.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan, maka masalah yang hendak diselidiki dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Seberapa besar hesil belajar matematika yang dicapai oleh siswa Kelas X SMA Negari 1 Galesong Selatan dengan mengunakan penelitian autentik.

2. Seberapa besar hasil belajar matematika yang dicapai oleh siswa Kelas X SMA Negeri 1Galesong Selatan dengan menggunakan metode konvensional.

3. Apakah hasil belajar matematika dengan mengunakan penilain autentik lebih baik dibandingkan siswa yang diajarkan dengan metode konvensional pada kelas X SMA Negeri 1 Galesong Selatan .

4. Apakah dengan mengunakan penilain autentik siswa kelas X SMA Negeri 1 Galesong Selatan menjadi lebih termotivasi dalam belajar matematika . Apakah penggunaan asesmen autentik pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Galesong Selatan dapat memperbaiki pola pikir kreatif siswa dan mengembangkan sikap positif siswa dalam belajar matematika, umumnya dalam menghadapi kehidupan akademik.

PROPOSAL PENELITIAN PEMANFAATAN TIK VIDEOCONFERENCE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS 8 SMP MASEHI KOTA PEKALONGAN OLEH ENDANG SETYO PALUPI

Pendidikan merupakan salah satu aspek kehidupan yang sangat vital dan fundamental karena pendidikan memiliki peran yang amat penting dalam menentukan aspek–aspek kehidupan lainnya. Oleh karena itu, pengelolaan pendidikan perlu memperoleh prioritas dan perhatian yang serius oleh segenap pemangku kepentingan (stakeholders) pendidikan, dan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata .Hal ini ditegaskan oleh Presiden dalam amanahnya yang disampaikan pada pembukaan Konferensi Nasional Revitalisasi Pendidikan yang diselenggaran pada tanggal 6- 9Agustus 2006.Sejalan dengan Presiden, Wakil Presiden pada acara yang sama juga Menegaskan bahwa disamping penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang handal, professional,dan berdaya saing tinggi, pendidikan juga memiliki kontribusi positif terhadap kondisi ekonomi suatu negara.Artinya, jika pendidikan suatu negara maju, maju pulalah perekonomiannya. Oleh sebab itu, tidak ada pilihan lain kecuali meningkatkan pengelolaan pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

Diantara upaya peningkatan pengelolaan pendidikan adalah melalui pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi/TIK (Informationand Communication Technology).

Salah satu tantangan pendidikan dewasa ini adalah membangun keterampilan abad 21, diantaranya adalah keterampilan melek teknologi informasi dan komunikasi, keterampilan beprikir kritis dan sistemik, keterampilan memecahkan masalah, keterampilan berkomunikasi efektif dan keterampilan berkolaborasi. Keterampilan tersebut itulah yang menurut PBB merupakan ciri dari masayarakat era global saat ini, yaitu masyarakat berpengetahuan (knowledge-based scoiety).

Teknologi informasi dan komunikasi (TIK), memiliki potensi yang sangat besar sebagai sarana atau alat untuk membangun keterampilan tersebut dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, dalam pendidikan modern, guru dituntut untuk mampu mengintegrasikan TIK dalam proses pembelajaran.Tantangan pendidikan abad 21, menurut PBB adalah membangun masyarakat berpengetahuan (knowledge-based society) yang memiliki (1) keterampilan melek TIK dan media (ICT and media literacy skills), (2) keterampilan berpikir kritis (critical thinking skills), (3) keterampilan memecahkan masalah (problem-solving skills), (4) keterampilan berkomunikasi efektif (effective communication skills); dan (5) keterampilan bekerjasama secara kolaboratif (collaborative skills). Keempat karakteristik masyarakat abad 21 menurut PBB tersebut dapat dibangun melalui pengintegrasian TIK dalam proses pembelajaran. Dalam konteks pendidikan, sesungguhnya peran TIK adalah sebagai “enabler” atau alat untuk memungkinkan terjadinya proses pembelajaran yang efektif dan efisien serta menyenangkan. Jadi, TIK dijadikan sebagai sarana untuk mencapai tujuan, bukan tujuan itu sendiri.

Pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan, termasuk pendidikan bahasa , merupakan Respons positif terhadap perkembangan Teknologi informasi dan komunikasi pada abad millennium ketiga. Oleh karena itu, penggunaan TIK dalam menunjang pembelajaran bahasa merupakan suatu keharusan, bukan hanya untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pembelajaran, tetapi yang lebih penting adalah untuk meningkatkan penguasaan TIK baik bagi guru mau pun siswa sebagai bekal hidup di era teknologi yang terus berubah dan berkembang. Dalam konteks pembelajaran bahasa, pemanfaatan dan pemberdayaan media TIK, termasuk teknologi multimedia, dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran, yang diharapkan dapat memberikan kepuasan public dengan memberikan layanan yang prima dengan hasil sesuai dengan Standar dan tujuan yang diharapkan.Jika pada masa lalu ada anggapa bahwapembelajaran bahasa tidak terlalu perlu menggunakan media TIK, pada era saat ini penggunaan media TIK merupakan suatu keharusan Hal ini terkait dengan meningkatnya peran dan fungsi bahasa sebagai alat komunikasi di era teknologi. Dalam thesis ini dibahas beberapa hal terkait dengan pemanfaatan TIK video conference dalam pembelajaran bahasa inggris disekolah, mulai dari pengertian TIK, keterkaitan TIK dalam metode pembelajaran bahasa, ketersediaan media TIK disekolah, bentuk pemanfaatan TIK video conference.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) secara umum diartikan sebagai teknologi yang Memiliki fungsi penunjang proses penyampaian informasi dan komunikasi. dalam eraglobal, penyampaian informasi dan komunikasi tidak harus dilakukan secara langsung dengan mempertemukan antara pengirim pesan dan penerima pesan. Dengan berkembangnya TIK, para pengirim dan penerima pesan dapat berkomunikasi dan berinteraksi melalui telepon, melalui internet, email, satelit, televisi, video conference,dan sebagainya.Hal ini juga berlaku dalam pembelajaran bahasa;dalam hal ini pada mata diklat bahasa inggris melalui video conference siswa dapat berinteraksi langsung dengan tutor (native English speaker ) sebagai media praktek berkomunikasi langsung bersama pengguna asli bahasa ( native English speaker) .

Pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Inggris di sekolah pada saat ini menganut belajar tuntas dengan menggunakan standar TOEIC ( Test of English for international communication).Hingga saat ini mata pelajaran bahasa inggris yang diterima anak anak sekolah dipandang belum mampu mencapai hasil belajar yang baik. Padahal kebanyakan orang tua sadar betapa pentingnya bahasa inggris untuk masa depan putra putrid mereka (buchori,2000:59). Permasalahan masih rendahnya hasil belajar pada mata diklat bahasa inggris dipengaruhi beberapa faktor, antara lain prasarana ,guru,siswa dan pola pembelajaran. Hingga saat ini sebagian guru menggunakan pola pembelajaran konvensional yang hasilnya kurang dari 10 % . pembelajaran dengan pola konvensional dalam pelaksanaanya siswa diminta memperhatikan bacaan guru dari suatu bacaan atau teks dan siswa menirukan kemudian guru menterjemahkan teks atau bacaan dan siswa diberikan tugas untuk menjawab pertanyaan pertanyaan yang berberkenaan dengan teks. Siswa tidak mampu mencapai tingkat psikomotorik tetapi hanya sampai pada tingkatan kognitif. Melihat kenyataan tersebut guru perlu mengadakan berbagai upaya dan mencoba berbagai pola pembelajaran yang bervariasi agar siswa tidak bosan dan jenuh mengikuti mata diklat bahasa inggris, guru perlu mengedepankan proses belajar mengajar dengan pola pembelajaran yang dapat menarik minat dan motivasi siswa berbagai pihak sering kali menganggap bahwa mengajarkan tata bahasa(grammar )merupakan pemborosan waktu (waste of time ) dan bahkan membosankan (boring).

Ditilik dari sejarah perkembangan pembelajaran bahasa, telah terjadi berbagai upaya untuk mewujudkan metode pembelajaran yang lebih baik. Upaya Mencari metode pembelajaran yang lebih baik selalu didasari atas kritik terhadap kekurangan metode pembelajaran yang telah ada sebelumnya. Sebagai contoh, Grammar Translation Method yang menekankan pada pengajaran membaca, tatabahasa, dan kosakata dianggap kurang efektif dalam membekali siswa dengan kemampuan komunikatif .Dengan dasar kritik inilah maka muncullah metode pembelajaran bahasa yang lainnya seperti Direct Method, yang menekankan pada menggunakan bahasa yang dipelajari dalam berkomunikasi. Dierct Method juga akhirnya menuai kritik, dan lahirlah Audio–Lingual Method, The Silentway, Suggestopedia, Community Language ,Communicative Approach ,hingga Total Physica lResponse. Kehadiran Total Physical Response pun menuai kritik, dan sejalan dengan perkembangan TIK muncullah gagasan untuk mengembangkan Computer–Assisted Languag eLearning(CALL)–Multimedia.

Memperhatikan dampak positif berbagai kajian tentang pemanfaatan TIK dalam menunjang pembelajaran disekolah, tidak berlebihan jika disekolah–sekolah ditanah air juga memiliki prospek masa depan yang memungkinkan untuk mengaplikasikan TIK dalam menunjang pembelajaran.

Penggunaan TIK video conference mempunyai kekuatan kekuatan untuk mendorong dan meningkatkan motivasi ,memberikan peluang pada siswa untuk melihat mendengar dan berinteraksi langung dengan pengguna asli bahasa( native English speaker) diharapkan dapat mempengaruhi hasil belajar mata diklat bahasa inggris. Penelitian dilakukan pada siswa kelas 8 yang sudah dibekali dengan materi pola pola kalimat dan ketrampilan bahasa pada tingkat sebelumnya 
Download Full Proposal TESIS File Type Doc
http://www.4shared.com/rar/GfI9dry5ba/14_Plod.html

Improving the Vocabulary Mastery of the Second Year Students Through Direct Method of MTs. Syekh Yusuf Sungguminasa, Gowa


ABSRTACT

Thesis Title : Improving the Vocabulary Mastery of the Second Year Students Through Direct Method of MTs. Syekh Yusuf Sungguminasa, Gowa
Researcher : Ade Irma Baharuddin
Consultant : 
1. Prof. Hamdan, M.A., Ph.D
2. Drs. M.Rusdi, M.Ag.

This research aimed to increase the students’ English vocabulary at the second year students of MTs Syekh Yusuf Sungguminasa Gowa and expected to be useful information to increase teaching of English vocabulary especially at junior and sonior high school. This research is limited to the use of picture dictionary through direct method is a kinesthetic activity that invoves all students in the class and that facilitates short exchange between students.

The researcher would use two variable in this research as follows: improving vocabulary through direct method (X) is the independent variable and the students’ English vocabulary (Y) is dependent variable of the research. This research use one instrument that is test would administrate before that treatments to get data on the student prior knowledge, while post-test we would gave to the students after the last treatments to get data in the impact of through direct method. The total number of populations were 50 students.

The researcher applied purposive sampling techniques, named class VIII consist of 20 student. The researcher done the research during the four meeting. The result ot this research showed that the second year students of MTs Syekh Yusuf Sungguminasa Gowa had a “poor” achievement before improving vocabulary through direct method applied. After this method applied the students’ had “very good”achievement. It can be seen from the result of student’ post-test is higher than the result of student’ pre-test it means that direct method is effective in increasing the students vocabulary. 
Download Full SKRIPSI File rar birisi File Type DOC & PDF : 
http://www.4shared.com/rar/GfI9dry5ba/14_Plod.html

Improving the Students Speaking Ability through Aptitude Treatment Interaction Learning Strategy at the Second Year of SMK Negeri 1 Ende Flores


ABSTRACT

Nama : IRHAS NAJRIN
Nim : 20401106177
Judul Skripsi : “Improving the Students Speaking Ability through Aptitude Treatment Interaction Learning Strategy at the Second Year of SMK Negeri 1 Ende Flores”

This research aimed at improving the students speaking ability through Aptitude Treatment Interactions of the second year of SMKN 1 Ende Flores. The problems statement were; 1. How students’ speaking ability can be improved through Aptitude Treatment Interaction learning strategy at the second year of SMK Negri 1 Ende Flores. 2. How is the effectiveness of learning through Aptitude Treatment Interaction at the second year of SMK Negeri Ende Flores.

The objective of the research was to find out the effectiveness of using Aptitude Treatment Interaction to improve the Students’ Speaking Ability. The researcher applied Action Research. The population of the researcher was the second year of SMKN 1 Ende Flores which consisted of 324 students. The researcher used purposive sampling technique which took the second year as the sample namely 36 students.. The data were collected and analyzed by using t-test and were analyzed qualitatively and quantitatively.

The result of the research showed that the second year students had fair score in pre-test. After the treatment, their speaking significantly improved. The data analyzed using t-test showed that the value of the t-test was higher than the value of the t-table (25,300>1,70). Therefore, It can be said that Aptitude Treatment Interaction is effective to improve the students’ speaking ability. 
Download Full SKRIPSI File Type DOC dalam rar :
http://www.4shared.com/rar/WfIPBWB4ce/13_Plod.html

POTENSI PENGEMBANGAN EKONOMI BERBASIS SYARI’AH DI WILAYAH PESISIR TERHADAP BUDIDAYA RUMPUT LAUT DESA BULU-BULU KECAMATAN TONRA KABUPATEN BONE

ABSTRAK

Nama : Ika Elviani
Nim : 10200107029
Semester : IX (Sembilan)
Fak/ Jur : Syariah/ Ekonomi Islam

Skripsi ini berjudul “Potensi Pengembangan Ekonomi Berbasis Syari’ah di Wilayah Pesisir Terhadap Budidaya Rumput Laut Desa Bulu-Bulu Kecamatan Tonra Kabupaten Bone “ Potensi pengembangan ekonomi yang berbasis syari’ah di Desa Bulu- Bulu Kecamatan Tonra Kabupaten Bone sangat besar karena membawa dampak positif di wilayah pesisir tersebut yang dapat mensejahterahkan hidup masyarakat sesuai dengan ajaran/syariat Islam. Namun di dalam pengembangan ekonomi rumput laut yang berbasis syari’ah di Desa Bulu- Bulu Kecamatan Tonra Kabupaten Bone terkadang menemukan peluang dan tantangan yang disebabkan oleh beberapa faktor. Dengan demikian dilakukan penelitian untuk mengetahui potensi pengembangan ekonomi syari’ah pada masyarakat serta faktor terjadinya peluang dan tantangan tersebut.

Dalam pengumpulan data, digunakan metode library research yaitu membaca literatur-literatur yang berhubungan dengan landasan teori, di samping itu menggunakan metode field research yaitu memperoleh data dari masyarakat pengelola rumput laut di Desa Bulu-Bulu Kecamatan Tonra Kabupaten Bone.

Data yang terkumpul diolah dengan menggunakan metode induktif dan deduktif.

Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat memiliki potensi yang sangat besar terhadap pengembangan ekonomi yang berbasis syari’ah di Desa Bulu-Bulu Kecamatan Tonra Kabupaten Bone karena selain mempermudah untuk melakukan peminjaman modal, masyarakat juga mendapatkan pengetahuan tentang ekonomi yang berbasis syari’ah tersebut. Adapun peluang dan tantangan yang dialami oleh masyarakat khususnya pengelola rumput laut dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya keterbatasan modal kerja dan pengetahuan yang lebih mendalam tentang ekonomi syari’ah.
Download Full SKRIPSI File rar isi rar Type DOC : 
http://www.4shared.com/rar/GfI9dry5ba/14_Plod.html

Meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia melalui pendekatan tutor sebaya pada siswa kelas VII D SMP Negeri 02 Bulukumpa Kabupaten Bulukumba.




ABSTRAK

ASNITA 2010, meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia melalui pendekatan tutor sebaya pada siswa kelas VII D SMP Negeri 02 Bulukumpa Kabupaten Bulukumba.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas VII D Smp Negeri 02 Bulukumpa kabupaten yang diajar melalui model pembelajaran pendekatan tutor sebaya penelitian ini terdiri atas dua siklus yaitu siklus I dengan 4 kali pertemuan dan siklus II dengan 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII D SMP Negeri 02 Bulukumpa kabupaten Bulukumba. Yang berjumlah 29 orang. Data yang diperoleh di analisis dengan menggunakan analisis deskriptik kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar bahasa Indonesia kelas VII D SMP Negeri 02 Bulukumpa kabupaten Bulukumba sebesar 23,27. Hal ini dapat dilihat skor rata-rata hasil belajar bahasa Indonesia. Siswa yang pada siklus I adalah 53,28 dan hasil pada kategori terendah dengan deviasi 17,74 dan siswa yang tuntas belajarnya 9 orang atau 31,03%. Pada siklus II rata-rata skor hasil belajar bahasa Indonesia meningkat menjadi 76,55 dominasi pada kategori tinggi dengan standar deviasi 9,18 dan siswa yang tuntas belajarnya meningkat menjadi 25 atau 82,21%. Disamping itu, data observasi disetiap siklusnya menunjukkan adanya perubahan sikap siswa kearah yang lebih positif, baik dari segi sikap dalam belajar, keaktifan dan antusias belajar siswa. Dari analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran pendekatan tutor sebaya dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas VII D SMP Negeri 02 Bulukumpa kabupaten Bulukumba.


Download Full SKRIPSI File Type DOC :

Urgensi manajemen Dakwah dalam upaya Pengembangan dan Memakmurkan Masjid di desa Cakura kecamatan Polombangkeng Selatan kabupaten Takalar


ABSTRAK


Nama : Muh Asdar
Nim : 50400107007
Jurusan : Manajemen Dakwah
Judul : Urgensi manajemen Dakwah dalam upaya Pengembangan dan Memakmurkan Masjid di desa Cakura kecamatan Polombangkeng Selatan kabupaten Takalar


Dakwah merupakan upaya sosialisasi dan internalisasi ajaran Islam yang mengalami perkembangan, baik dalam tataran metode, strategi, maupun modelnya. Perkembangan dakwah dilakukan oleh berbagai organisasi sosial keagamaan dengan menempuh berbagai corak, begitupun dengan jamaah tabligh.

Dalam penyusunan skripsi ini, penulis akan membahas tentang masjid, mulai dari bagaimana pentingnya manajemen masjid dalam upaya pengembangan dan memakmurkan masjid, bagaimana hubungan manajemen masjid dengan fungsi masjid dan bagaimana upaya-upaya yang harus dilakukan didalam pengembangan dan memakmurkan masjid serta faktor-faktor penghambat dalam rangka pengembangan dan memakmurkan masjid di desa Cakura kecamatan Polombangkeng Selatan kabupaten Takalar.

Dalam penelitian, penulis menggunakan metode penelitian kualitatifyang dianggap relevan dan akurat yang berkenaan dengan pembahasan skripsi ini, yaitu dengan memilih populasi untuk dijadikan sampel dalam penelitian ini, kemudian dalam pelaksanaan penelitian diterapkan metode pengumpulan data dengan menggunakan teknik kepustakaan dan penelitian lapangan yakni dengan melakukan observasi terlebih dahulu untuk mengetahui gejala-gejala yang terjadi di lapangan serta dengan menggunakan teknik wawancara dimana penulis di dalam mendapatkan data-data menggunakan pedoman kuisioner untuk memperoleh informasi berupa fakta yang terangkai dalam pertanyaan yang diajukan kepada responden untuk dijawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya manajemen masjid di dalam pengembangan dan memakmurkan masjid, hubungan manajemen masjid dengan fungsi masjid serta mengetahui upaya-upaya yang dilakukan didalam pengembangan dan memakmurkan masjid serta faktor-faktor yang menjadi penghambat didalam pengembangan dan memakmurkan masjid di desa Cakura kecamatan Polombangkeng Selatan Kabupaten Takalar. 
 
Download Full SKRIPSI File Type DOC :
 http://www.4shared.com/rar/9vUudqAb/Sentral_edukasi_skripsi_Koleks.html
 

INTEGRASI BUDAYA ISLAM DENGAN BUDAYA LOKAL DALAM UPACARA PERKAWINAN DI KABUPATEN PANGKEP (TINJAUAN BUDAYA)

ABSTRAK

Nama : Hasriana
Nim : 40200106003
ABSTRAK
Judul : Integrasi Budaya Islam Dengan Budaya Lokal Dalam Upacara Perkawinan Di Kabupaten Pangkep

Skripsi ini membahas mengenai perkawinan dalam rana wilayah lokal yaitu Kabupaten Pangkep sebagai suatu upaya menggali dan menanamkan kembali nilainilai kearifan lokal dalam pembentukan karakter dan identitas suatu daerah. Merupakan suatu hasil kajian sejarah budaya yang secara khusus membahas mengenai integrasi budaya Islam dengan budaya lokal dalam upacara perkawinan, memaparkan tahapan awal hingga akhir prosesi adat dibalik pesta dan perayaan perkawinaan dalam hal ini mengungkap bagaimana prosesi perkawinan adat yang dibenturkan dengan budaya Islam.
Memberikan pemahaman mengenai upacara perkawinan sebagai suatu proses integrasi atau proses percampuran kebudayaan yang bukan berarti menghilangkan atau memotong unsur-unsur yang ada tetapi selektif terhadap unsur-unsur yang ada. 
Bila unsur yang ada tidak bertentangan dengan dengan prinsip Islam maka unsurunsur tersebut harus tetap ada, tetapi bila unsur yang ada itu bertentangan dengan dengan prinsip Islam, maka unsur tersebut harus dihilangkan.

Download Full SKRIPSI File Type PDF Dalam 1 File RAR :
http://www.4shared.com/rar/5OYf_Klq/Sentral_edukasi_skripsi_Koleks.html

Pertimbangan Penetapan Harga (Studi Kasus Pedagang Beras di Pasar Tradisional Limbung Kabupaten Gowa


ABSTRAK

Nama Penyusun : Dewi Sartika Yasim
NIM : 10200107019
Judul Skripsi : Pertimbangan Penetapan Harga (Studi Kasus Pedagang Beras di Pasar Tradisional Limbung Kabupaten Gowa)”, 
------------------------------------------------------------------------
Skripsi ini adalah studi tentang Pertimbangan Penetapan Harga (Studi Kasus Pedagang Beras di Pasar Tradisional Limbung Kabupaten Gowa)”. Permasalahan pokok yang terfokus permasalahan adalah gambaran model penetapan harga pedagang beras dan faktor-faktor yang memengaruhi pertimbangan pedagang beras dalam menetapkan harga beras di pasar tradisional Limbung kabupaten Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model penetapan harga pedagang beras di pasar tradisional Limbung kabupaten Gowa, mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi pertimbangan pedagang beras dalam menetapkan harga dagangannya di pasar tradisional Limbung kabupaten Gowa. mengembangkan suatu teori dalam ekonomi islamyang berkaitan mengenai pertimbangan penetapan harga sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi yang sedang berlansung 
Untuk memperoleh data yang relevan, maka tipe penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pendekatan studi yang digunakan penulis adalah mekanisme pasar perspektif ekonomi Islam. 
Hasil penelitian menunjukkan suatu model penetapan harga beras yang berjalan secara simultan di pasar tradisional Limbung Kabupaten Gowa, dengan melihat indikator jenis dan varian harga serta proses jual beli beras. Demikian dengan proses jual beli di pasar tradisional Limbung dan persaingan antar-pedagang berjalan dengan kondusif. Tidak terjadi monopoli harga di antara pedagang, karena adanya pengendalian harga atas suatu jenis barang. Karena itu pedagang relatif bebas untuk menentukan harga sesuai kesepakatan dengan pembeli. Demikian dengan sistem pasar di pasar tradisional Limbung dan persaingan antar-pedagang berjalan dengan kondusif. 

Pelbagai faktor yang memengaruhi pertimbangan pedagang beras dalam menetapkan harga beras di pasar tradisional Limbung antara lain; Faktor Produksi, Faktor Penawaran, Faktor Permintaan, Faktor Persaingan, Faktor Kelangkaan Beras, Intervensi Pemerintah, dan Faktor pengaruh Iklim/Musim. Selain itu, terdapat beberapa faktor lainnya yang dapat mempengaruhi harga beras menjadi tidak normal di Pasar Tradisonal Limbung. Diantaranya permainan harga yang disebabkan oleh praktik monopoli dan persaingan tidak sehat, penyalahgunaan kelemahan yang terdapat pada diri konsumen seperti keadaan SDM lemah, tidak terpelajar atau keadaan konsumen yang sedang terdesak untuk memenuhi suatu kebutuhannya, penipuan dan informasi yang tidak merata dan transparansi.
Download Full SKRIPSI File Type DOC :

http://www.4shared.com/rar/9vUudqAb/Sentral_edukasi_skripsi_Koleks.html


TINJAUAN PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI PENGUKUR PRESTASI MANAJER PUSAT LABA PADA PT. COLUMBINDO PERDANA SUB CABANG DKI PUBAR

DAFTAR PUSTAKA


Adolph, Milton F. Usry Dan Lawrence H. Hammer, (Alfonses Sirait), (1993), Akuntansi Biaya (Perencanaan Dan Pengendalian), Penerbit Erlangga, Jakarta.

Anthony, Dearden, Bedford, (1992), Sistem Pengendalian Manajemen, Edisi Ke-6 Jilid I, Penerbit Binarupa Aksara, Jakarta.

Charles Horngren, (1994), Akuntansi Biaya, Erlangga, Jakarta.

Dajan Anto, (1992), Pengantar Metode Statistik, Jilid 7, LP3S, Jakarta.

Hadibroto S., (1998), Dasar-Dasar Akuntansi, Erlangga, Jakarta.

Hutabarat Pungka, (1998), Soal Dan Jawaban Akuntansi, UKI, Jakarta.

Mulyadi, (1992), Akuntansi Biaya, Edisi Ke-2, STIE YKPN, Yogyakarta.

----------, (1993), Akuntansi Manajemen, Edisi Ke-2, STIE YKPN, Yogyakarta.

Machfud Mas’ud, (1995), Akuntansi Manajemen, Edisi Keempat, BPFE, Yogyakarta.

Masngudi, (1998), Metodologi Penelitian Ekonomi, Edisi Ke-2, Universitas Borobudur, Jakarta.

Supriyono, (1987), Drs. R.A., Akuntansi Manajemen I , BPFE - Yogyakarta Anggota IKAPI.

Supriyono, Drs. R.A., (2001), Akuntansi Manajemen 2 Struktur Pengendalian Manajemen. 
 
Download Skripsi lengkapnya melalui icon download berikut :
 

PELUANG PERBANKAN SYARI’AH DALAM MENDUKUNG PEREKONOMIAN NASIONAL

ABSTRAK


Nama : 
FITRIAWATI NUR
Nim : 
10200105082
Judul : 
PELUANG PERBANKAN SYARI’AH DALAM MENDUKUNG PEREKONOMIAN NASIONAL


Skripsi ini membahas dua masalah pokok, yakni: peluang perbankan syari’ah dalam mendukung perekonomian nasional dan hambatan perbankan syarah dalam mendukung perekonomian nasional.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peluang perbankan syari’ah dalam mendukung perekonomian nasional dan untuk mengetahui hambatan yang dihadapi perbankan syari’ah dalam mendukung perekonomian nasional.

Dalam pendekatan penelitian, yang digunakan adalah pendekatan analisa SWOT, yang berdasarkan kepada kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threat). Data yang berkumpul, diolah dengan mengunakan metode induktif, deduktif, dan komperatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbankan syari’ah memiliki peluang dalam mendukung perekonomian nasional. Faktor-faktor pendukung tersebut adalah besarnya jumlah penduduk muslim di Indonesia, serta secara yuridis perbankan syari’ah telah mampu berkembang. Sedangkan Hambatan yang dihadapi perbankan syari’ah dalam mendukung perekonomian nasional adalah kurang pahamnya masyarakat akan perbankan syari’ah serta kurangnya jaringan perbankan syari’ah dan sumber daya manusia (SDM) guna mengembangkan perbankan syari’ah. 
 

Pertimbangan Penetapan Harga (Studi Kasus Pedagang Beras di Pasar Tradisional Limbung Kabupaten Gowa)






ABSTRAK


Nama Penyusun : Dewi Sartika Yasim
NIM : 10200107019
Judul Skripsi : Pertimbangan Penetapan Harga (Studi Kasus Pedagang Beras di Pasar Tradisional Limbung Kabupaten Gowa)”,

Skripsi ini adalah studi tentang Pertimbangan Penetapan Harga (Studi Kasus Pedagang Beras di Pasar Tradisional Limbung Kabupaten Gowa)”. Permasalahan pokok yang terfokus permasalahan adalah gambaran model penetapan harga pedagang beras dan faktor-faktor yang memengaruhi pertimbangan pedagang beras dalam menetapkan harga beras di pasar tradisional Limbung kabupaten Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model penetapan harga pedagang beras di pasar tradisional Limbung kabupaten Gowa, mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi pertimbangan pedagang beras dalam menetapkan harga dagangannya di pasar tradisional Limbung kabupaten Gowa. mengembangkan suatu teori dalam ekonomi islamyang berkaitan mengenai pertimbangan penetapan harga sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi yang sedang berlansung

Untuk memperoleh data yang relevan, maka tipe penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pendekatan studi yang digunakan penulis adalah mekanisme pasar perspektif ekonomi Islam.

Hasil penelitian menunjukkan suatu model penetapan harga beras yang berjalan secara simultan di pasar tradisional Limbung Kabupaten Gowa, dengan melihat indikator jenis dan varian harga serta proses jual beli beras. Demikian dengan proses jual beli di pasar tradisional Limbung dan persaingan antar-pedagang berjalan dengan kondusif. Tidak terjadi monopoli harga di antara pedagang, karena adanya pengendalian harga atas suatu jenis barang. Karena itu pedagang relatif bebas untuk menentukan harga sesuai kesepakatan dengan pembeli. Demikian dengan sistem pasar di pasar tradisional Limbung dan persaingan antar-pedagang berjalan dengan kondusif.

Pelbagai faktor yang memengaruhi pertimbangan pedagang beras dalam menetapkan harga beras di pasar tradisional Limbung antara lain; Faktor Produksi, Faktor Penawaran, Faktor Permintaan, Faktor Persaingan, Faktor Kelangkaan Beras, Intervensi Pemerintah, dan Faktor pengaruh Iklim/Musim. Selain itu, terdapat beberapa faktor lainnya yang dapat mempengaruhi harga beras menjadi tidak normal di Pasar Tradisonal Limbung. Diantaranya permainan harga yang disebabkan oleh praktik monopoli dan persaingan tidak sehat, penyalahgunaan kelemahan yang terdapat pada diri konsumen seperti keadaan SDM lemah, tidak terpelajar atau keadaan konsumen yang sedang terdesak untuk memenuhi suatu kebutuhannya, penipuan dan informasi yang tidak merata dan transparansi.


SKRIPSI Wisata Budaya dan Sejarah Di Kecamatan Sinjai Selatan Kabupaten Sinjai

 
 
ABSTRAK

Wisata Budaya dan Sejarah Di Kecamatan Sinjai Selatan Kabupaten Sinjai” Dibimbing oleh Dr. Ir. Drs. H. Syahriar Tato, SH., MS., MH., MM., IAP dan Juhanis, S. Sos Suriani Nim 60800107013 Judul Skripsi “Studi Pengembangan Desa Alenangka sebagai Desa ., MM.

Telah dilakukan penelitian tentang pengembangan Desa Alenangka sebagai desa wisata budaya dan sejarah. Masalah dalam penelitian ini yaitu belum berkenbangnya potensi wisata budaya dan sejarah yang dimiliki Desa Alenangka karena arah dan strategi pengembangannya belum jelas. Penelitian ini menggunakan analisis Deskriptif untuk memaparkan dan mengetahui potensi wisata serta menggunakan analisis SWOT untuk mengetahui strategi pengembangan Desa Alenangka sebagai desa wisata budaya dan sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Alenangka memiliki beberapa potensi diantaranya daya tarik objek wisata yang unik seperti Bale Masapi yang berwarna kuning keemasan, aspek kesejarahan atau historis yang kental yang mampu menggambarkan kejayaan Aru Bulo-bulo dan Arung Nangka hingga tahun 1942, serta banyaknya pengunjung yang berkunjung ke Sungai Bejo dan Bola Soraja setiap harinya. Akan tetapi, ketersediaan sarana dan prasarana pendukung yang belum memadai menjadi kendala dalam pengembangan objek wisata yang ada di Desa Alenangka. Sehingga dari hasil analisis SWOT ditemukan beberapa strategi pengembangan untuk memanfaatkan kekuatan (strength) dan peluang (opportunity) yang dimiliki Desa Alenangka serta mengatasi kelemahan (weakness) dan tantangan (threats) yang ada.

Kata Kunci : Analisis Deskriptif, analisis SWOT, strength, opportunity, weakness, threats.
Download SKRIPSI Wisata Budaya dan Sejarah Di Kecamatan Sinjai Selatan Kabupaten Sinjai
 
data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wBDAAkGBwgHBgkIBwgKCgkLDRYPDQwMDRsUFRAWIB0iIiAdHx8kKDQsJCYxJx8fLT0tMTU3Ojo6Iys/RD84QzQ5Ojf/2wBDAQoKCg0MDRoPDxo3JR8lNzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzf/wAARCAAUAFADASIAAhEBAxEB/8QAGwABAAICAwAAAAAAAAAAAAAAAAMHAQQCBQb/xAAsEAACAQMCAwgDAAMAAAAAAAABAgMABBEFIQYSMRMUUVJhcZHRIjKBFUGh/8QAGQEAAwEBAQAAAAAAAAAAAAAAAAIFBAMB/8QAJhEAAQMDAgYDAQAAAAAAAAAAAQACEQMFIQQSIjFRkeHwYXHxFf/aAAwDAQACEQMRAD8A2Nd4um1zi7snuTDotpKypFnCzMuRzP4gnoDtjFWJpWjWt/p1vdiU4mQN+Krj+bVUmmaUtrrNxaapFIUtpmSVVPKx36g+2/rV26JJp8GiwCxnBs4I+UM7bqB5vWrtyDaTGNo+P0qdp9SKlZ7HEYXhE1K3lue7wNFJKWKqigFmPtUxncXa2hgIuWGREY/yI8cY6etaCLpFhxLbXenx3Hd4ZS7yO3MX69Btgb1sR3tmln/jRJctEbeWI3bJ+al2DYAz+u2MZ/3TuZy2tMR7+c1ibc2ZDnDB6/Xs8sKY3DCQxmDDiQRcvZ785GQvTrjesC6zE0oizGqszME2AU4Y9OgOxrlbazbW00hEckoigiFs7jdpY1Kh28Nm/wCUn1uCO6nmsUdUNuEjjZdizSc8gPockUm18xtTf06MTvCjmvkgjMkypGgIBZlAAJGQP6N/aszXYgto7meMRwSfpK6YVv7io9XuNM1O3uoA00EbTRSxDsubZIuTlO9c5r3Tp5bqWY3DrfNB2sBT8YRGQTjffpgdNjTBuBLT7HnsvDcqcnjHf78d5UiTPJcG3S3LThA5iEf5BT0OMdK6HTOKbrhvjJrdpXbSbiVUmtnyBAzYBZQf1wdyOmCa7261Sxv5JpphcW809rJbOwHOQC4ZTkY6bjHtXlOKIW13WLSKzSQvJ2VrGz/vJgAczevU+wrrp6YeS2q3BGfj5XRtwY5wDHTJVi8e6PaGym1iMNFeRJgshGJAOgYEb+/X1qubfVblrcrlQr4LKMgHHiM0pS2/i04nKn3tjRVDgMlZ79J5U+D9079J5U+D90pW6AoO0dE79J5U+D9079J5U+D90pRARtHRO/SeVPg/dO/SeVPg/dKUQEbR0Uc+ozRxllWPI8QfurG4A0e0NlDrMoaW9kTCs5GIgeoUY2z49fWlKxXAkacwrtjpsNUmMhf/2Q==

Penerapan Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika siswa kelas XIs IPA 1 SMA Negeri 2 Bulukumba.

ABSTRAK



Hikmayanti Indra Purnama, 2009. Penerapan Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika siswa kelas XIs IPA 1 SMA Negeri 2 Bulukumba. 
 
Skripsi. Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar. 
 
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk: (1) Meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 2 Bulukumba setelah dilaksanakan model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction. (2) Meningkatkan minat, sikap dan motivsi siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 2 Bulukumba terhadap matematika. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 2 Bulukumba tahun pelajaran 2008/2009 dengan jumlah siswa 32 orang yang terdiri dari 19 siswa perempuan dan 13 siswa laki-laki. Jenis data yang diperoleh adalah data kuantitatif yaitu berupa skor hasil belajar matematika siswa dan data kualitatif yang terdiri dari minat, sikap, dan motivasi. Adapun analisis yang digunakan yaitu menggunakan analisis deskriptif dan kategorisasi karakteristik. Hasil analisis menunjukkan bahwa siklus I hasil belajar siswa berada pada kategori sedang dengan skor rata-rata 64,47 serta standar deviasi 11.04 dan variansi sebesar 121,95. Sedangkan hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada siklus II berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata 73,07 serta standar deviasi 9,94 dan variansi sebesar 98,93. Persentase tuntas belajar individu siklus I sebesar 43,75 %, sedangkan pada siklus II persentase tuntas belajar individu sebesar 81,25 %. Perhatian siswa pada proses pembelajaran makin baik, keaktifan siswa dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan dan kesungguhan siswa dalam mengerjakan tugas rumah yang diberikan mengalami peningkatan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 2 Bulukumba tahun ajaran 2008/2009 mengalami peningkatan setelah melalui kegiatan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction.

Download Skripsi : Penerapan Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika siswa kelas XIs IPA 1 SMA Negeri 2 Bulukumba.

data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wBDAAkGBwgHBgkIBwgKCgkLDRYPDQwMDRsUFRAWIB0iIiAdHx8kKDQsJCYxJx8fLT0tMTU3Ojo6Iys/RD84QzQ5Ojf/2wBDAQoKCg0MDRoPDxo3JR8lNzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzf/wAARCAAUAFADASIAAhEBAxEB/8QAGwABAAICAwAAAAAAAAAAAAAAAAMHAQQCBQb/xAAsEAACAQMCAwgDAAMAAAAAAAABAgMABBEFIQYSMRMUUVJhcZHRIjKBFUGh/8QAGQEAAwEBAQAAAAAAAAAAAAAAAAIFBAMB/8QAJhEAAQMDAgYDAQAAAAAAAAAAAQACEQMFIQQSIjFRkeHwYXHxFf/aAAwDAQACEQMRAD8A2Nd4um1zi7snuTDotpKypFnCzMuRzP4gnoDtjFWJpWjWt/p1vdiU4mQN+Krj+bVUmmaUtrrNxaapFIUtpmSVVPKx36g+2/rV26JJp8GiwCxnBs4I+UM7bqB5vWrtyDaTGNo+P0qdp9SKlZ7HEYXhE1K3lue7wNFJKWKqigFmPtUxncXa2hgIuWGREY/yI8cY6etaCLpFhxLbXenx3Hd4ZS7yO3MX69Btgb1sR3tmln/jRJctEbeWI3bJ+al2DYAz+u2MZ/3TuZy2tMR7+c1ibc2ZDnDB6/Xs8sKY3DCQxmDDiQRcvZ785GQvTrjesC6zE0oizGqszME2AU4Y9OgOxrlbazbW00hEckoigiFs7jdpY1Kh28Nm/wCUn1uCO6nmsUdUNuEjjZdizSc8gPockUm18xtTf06MTvCjmvkgjMkypGgIBZlAAJGQP6N/aszXYgto7meMRwSfpK6YVv7io9XuNM1O3uoA00EbTRSxDsubZIuTlO9c5r3Tp5bqWY3DrfNB2sBT8YRGQTjffpgdNjTBuBLT7HnsvDcqcnjHf78d5UiTPJcG3S3LThA5iEf5BT0OMdK6HTOKbrhvjJrdpXbSbiVUmtnyBAzYBZQf1wdyOmCa7261Sxv5JpphcW809rJbOwHOQC4ZTkY6bjHtXlOKIW13WLSKzSQvJ2VrGz/vJgAczevU+wrrp6YeS2q3BGfj5XRtwY5wDHTJVi8e6PaGym1iMNFeRJgshGJAOgYEb+/X1qubfVblrcrlQr4LKMgHHiM0pS2/i04nKn3tjRVDgMlZ79J5U+D9079J5U+D90pW6AoO0dE79J5U+D9079J5U+D90pRARtHRO/SeVPg/dO/SeVPg/dKUQEbR0Uc+ozRxllWPI8QfurG4A0e0NlDrMoaW9kTCs5GIgeoUY2z49fWlKxXAkacwrtjpsNUmMhf/2Q==

Using Brain Gym Technique to Improve the Students’ English Achievement at the Second Year of SMP Muhammadiyah 14 Makassar



ABSTRACT


Title : “Using Brain Gym Technique to Improve the Students’ English Achievement at the Second Year of SMP Muhammadiyah 14 Makassar”
Researcher : Mutmainnah
Consultant I : Dra. Hj. Djuwairiah Ahmad, M.Pd., M. TESOL. 
Consultan II : Dra. Kamsinah, M. Pd.I

This research was an experimental research using one group pre-test and post-test design, which was aimed at finding out the students’ English achievement in using Brain Gym technique at the second year students of SMP Muhammadiyah 14 Makassar.

The Population of this research was the second year students of SMP Muhammadiyah 14 Makassar. The writer used Total sampling technique to take class that consisted of 30 students. The method of this research was experimental method. The data was analyzed by using mean score, standard deviation and t-test.

The result of research shows that (1) the mean score obtained by the students through pre-test was 59.96 and post-test was 71.36, it shows that the students’ achievement after being taught using Brain Gym Technique at the second year students of SMP Muhammdiyah 14 Makassar is improve.(2) the t-table value was higher than the t-test (9.11 > 2.045). It means that there is a significant difference between the result of the students’ pre-test and post-test where their achievement in using Brain Gym technique. 

Download Skripsi : Using Brain Gym Technique to Improve the Students’    English Achievement at the Second Year of SMP Muhammadiyah 14 Makassar

data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wBDAAkGBwgHBgkIBwgKCgkLDRYPDQwMDRsUFRAWIB0iIiAdHx8kKDQsJCYxJx8fLT0tMTU3Ojo6Iys/RD84QzQ5Ojf/2wBDAQoKCg0MDRoPDxo3JR8lNzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzf/wAARCAAUAFADASIAAhEBAxEB/8QAGwABAAICAwAAAAAAAAAAAAAAAAMHAQQCBQb/xAAsEAACAQMCAwgDAAMAAAAAAAABAgMABBEFIQYSMRMUUVJhcZHRIjKBFUGh/8QAGQEAAwEBAQAAAAAAAAAAAAAAAAIFBAMB/8QAJhEAAQMDAgYDAQAAAAAAAAAAAQACEQMFIQQSIjFRkeHwYXHxFf/aAAwDAQACEQMRAD8A2Nd4um1zi7snuTDotpKypFnCzMuRzP4gnoDtjFWJpWjWt/p1vdiU4mQN+Krj+bVUmmaUtrrNxaapFIUtpmSVVPKx36g+2/rV26JJp8GiwCxnBs4I+UM7bqB5vWrtyDaTGNo+P0qdp9SKlZ7HEYXhE1K3lue7wNFJKWKqigFmPtUxncXa2hgIuWGREY/yI8cY6etaCLpFhxLbXenx3Hd4ZS7yO3MX69Btgb1sR3tmln/jRJctEbeWI3bJ+al2DYAz+u2MZ/3TuZy2tMR7+c1ibc2ZDnDB6/Xs8sKY3DCQxmDDiQRcvZ785GQvTrjesC6zE0oizGqszME2AU4Y9OgOxrlbazbW00hEckoigiFs7jdpY1Kh28Nm/wCUn1uCO6nmsUdUNuEjjZdizSc8gPockUm18xtTf06MTvCjmvkgjMkypGgIBZlAAJGQP6N/aszXYgto7meMRwSfpK6YVv7io9XuNM1O3uoA00EbTRSxDsubZIuTlO9c5r3Tp5bqWY3DrfNB2sBT8YRGQTjffpgdNjTBuBLT7HnsvDcqcnjHf78d5UiTPJcG3S3LThA5iEf5BT0OMdK6HTOKbrhvjJrdpXbSbiVUmtnyBAzYBZQf1wdyOmCa7261Sxv5JpphcW809rJbOwHOQC4ZTkY6bjHtXlOKIW13WLSKzSQvJ2VrGz/vJgAczevU+wrrp6YeS2q3BGfj5XRtwY5wDHTJVi8e6PaGym1iMNFeRJgshGJAOgYEb+/X1qubfVblrcrlQr4LKMgHHiM0pS2/i04nKn3tjRVDgMlZ79J5U+D9079J5U+D90pW6AoO0dE79J5U+D9079J5U+D90pRARtHRO/SeVPg/dO/SeVPg/dKUQEbR0Uc+ozRxllWPI8QfurG4A0e0NlDrMoaW9kTCs5GIgeoUY2z49fWlKxXAkacwrtjpsNUmMhf/2Q==

Peranan Jamaah Tabligh Dalam Meningkatkan Semangat Keagamaan Masyarakat Di Desa Loka Kecamatan Ulu Ere Kabupaten Bantaeng

ABSTRAK
 
Nama : Sukrianto
Nim : 50400107010
Jurusan : Manajemen Dakwah
Judul : Peranan Jamaah Tabligh Dalam Meningkatkan Semangat KeagamaanMasyarakat Di Desa Loka Kecamatan Ulu Ere Kabupaten Bantaeng

Dakwah sebagai upaya sosialisasi dan internalisasi ajaran Islam yang mengalami perkembangan, baik dalam tataran metode, strategi, maupun modelnya. perkembangan dakwah dilakukan oleh berbagai organisasi sosial keagamaan dengan menempuh berbagai corak, takterkecuali jamaah tabligh.

Dalam penyusunan skripsi ini, penulis akan mengeksplorasi jamaah tabligh, mulai dari peranannya, metode dakwahnya hingga faktor-faktor pendukung dan penghambat kegiatan dakwah jamaah tabligh di desa Loka kecamatan Ulu Ere kabupaten Bantaeng.

Lingkungan hidup memberikan kontribusi signifikant pada sikap individu dan perilaku dalam bermasyarakat. Oleh karena itu penelitian tentangperanan jamaah tabligh dalam meningkatkan semangat keagamaanmasyarakat di desa Loka kecamatan Ulu Ere kabupaten Bantaengtidak dapat didasarkan hanya pada keterlibatan masyarakat dalam kelompok jamaah tabligh tersebut, karena gerakan agama hanyalah salah satu dari berbagai jenis gerakan sosial.

Penelitian inisecara khusus ditujukan terhadap peran jamaah tabligh di desa Loka dalam meningkatkan semangat keagamaan masyarakatdengan metode dakwah yang didasarkan pada pendekatan fenomenologi dan psikologis, dimana masyarakat Loka pada umumnya adalah masyarakat yang minim pendidikan, sehingga hadirnya organisasi keagamaan yang bisa mencerahkan dan membuka pola pikir mereka akan direspon dengan mudah.

Maka berangkat dari respon masyarakat itulah sehingga penulis pengadakan penelitin dengan hasil yang ingin dicapai adalah mengetahui sejauh mana peran jamaah tabligh dalam meningkatkan semangat keagamaan masyarakat di desa Loka. 
Download Skripsi : Peranan Jamaah Tabligh Dalam Meningkatkan Semangat  Keagamaan Masyarakat Di Desa Loka Kecamatan Ulu Ere  Kabupaten Bantaeng

data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wBDAAkGBwgHBgkIBwgKCgkLDRYPDQwMDRsUFRAWIB0iIiAdHx8kKDQsJCYxJx8fLT0tMTU3Ojo6Iys/RD84QzQ5Ojf/2wBDAQoKCg0MDRoPDxo3JR8lNzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzf/wAARCAAUAFADASIAAhEBAxEB/8QAGwABAAICAwAAAAAAAAAAAAAAAAMHAQQCBQb/xAAsEAACAQMCAwgDAAMAAAAAAAABAgMABBEFIQYSMRMUUVJhcZHRIjKBFUGh/8QAGQEAAwEBAQAAAAAAAAAAAAAAAAIFBAMB/8QAJhEAAQMDAgYDAQAAAAAAAAAAAQACEQMFIQQSIjFRkeHwYXHxFf/aAAwDAQACEQMRAD8A2Nd4um1zi7snuTDotpKypFnCzMuRzP4gnoDtjFWJpWjWt/p1vdiU4mQN+Krj+bVUmmaUtrrNxaapFIUtpmSVVPKx36g+2/rV26JJp8GiwCxnBs4I+UM7bqB5vWrtyDaTGNo+P0qdp9SKlZ7HEYXhE1K3lue7wNFJKWKqigFmPtUxncXa2hgIuWGREY/yI8cY6etaCLpFhxLbXenx3Hd4ZS7yO3MX69Btgb1sR3tmln/jRJctEbeWI3bJ+al2DYAz+u2MZ/3TuZy2tMR7+c1ibc2ZDnDB6/Xs8sKY3DCQxmDDiQRcvZ785GQvTrjesC6zE0oizGqszME2AU4Y9OgOxrlbazbW00hEckoigiFs7jdpY1Kh28Nm/wCUn1uCO6nmsUdUNuEjjZdizSc8gPockUm18xtTf06MTvCjmvkgjMkypGgIBZlAAJGQP6N/aszXYgto7meMRwSfpK6YVv7io9XuNM1O3uoA00EbTRSxDsubZIuTlO9c5r3Tp5bqWY3DrfNB2sBT8YRGQTjffpgdNjTBuBLT7HnsvDcqcnjHf78d5UiTPJcG3S3LThA5iEf5BT0OMdK6HTOKbrhvjJrdpXbSbiVUmtnyBAzYBZQf1wdyOmCa7261Sxv5JpphcW809rJbOwHOQC4ZTkY6bjHtXlOKIW13WLSKzSQvJ2VrGz/vJgAczevU+wrrp6YeS2q3BGfj5XRtwY5wDHTJVi8e6PaGym1iMNFeRJgshGJAOgYEb+/X1qubfVblrcrlQr4LKMgHHiM0pS2/i04nKn3tjRVDgMlZ79J5U+D9079J5U+D90pW6AoO0dE79J5U+D9079J5U+D90pRARtHRO/SeVPg/dO/SeVPg/dKUQEbR0Uc+ozRxllWPI8QfurG4A0e0NlDrMoaW9kTCs5GIgeoUY2z49fWlKxXAkacwrtjpsNUmMhf/2Q==